BAPPEDA GELAR EKSPOSE PEMBAHASAN AWAL RPJMD 2018-2023

BEKASI SELATAN – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) menggelar ekspose pendahuluan penyusunan perencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) 2018-2023. Kepala BAPPEDA Kota Bekasi Koswara mengatakan, pembahasan awal ini menjadi sangat penting dalam menyusun pondasi perencanaan pembangunan 5 tahun ke depan.

“Jadi, 2017 ini adalah sebagai tahap awal kita menyusun RPJMD 2018 sampai dengan 2023,” kata Koswara, Kamis (20/7).

Ketika menghadiri ekspose pendahuluan penyusunan RPJMD bidang ekonomi dan sumber daya alam, Kepala BAPPEDA Kota Bekasi Koswara meminta pembahasan dan penajaman materi dan konsepsi dalam FGD. Koswara mengingatkan hal terpenting dalam penyusunan RPJMD harus terdapat kesinambungan mulai dari RPJMD, rencana strategis, APBD, dan indikator keberhasilan.

“Karena selama ini RPJMD ada Misling antara RPJMD, renstrag dengan APBD. Itu Mislinknya kelihatan banget,” katanya.

Ia meminta dalam penyusunan RPJMD 2018-2023 harus bisa ditelusuri indikator sasaran, program, sampai dengan kegiatan. Karena APBD 2018 hingga 2023 bisa dinyatakan berkualitas jika didukung dengan RPJMD yang baik. Setiap kegiatan bisa dilakukan penilaian terhadap pemenuhan target indikator pembangunan yang sudah ditetapkan daam rencana pembangunan strategis.

“Nanti kita harus bisa menghitung kegiatan A bisa berkontribusi apa dan bobotnya berapa dalam menunjang pembangunan,” katanya

Ia juga mengingatkan agar RPJMD mendatang bisa dioperasionalkan ketika menyusun APBD jangan sampai RPJMD tidak bisa diturunkan dalam rencana strategis pembangunan daerah dan APBD.

“Ini susah kalau kita tidak mendesain RPJMD ini aplikatif. Jadi, indikator-indikator itu menjadi penting karena menjadi komitmen dalam 5 tahun kedepan. Koswara juga menambahkan bidang ekonomi, fisik, dan sosial budaya untuk melakukan penyamaan persepsi terlebih dahulu. Ketiga bidang ini harus saling konfirmasi data di awal. Jangan sampai ketiga bidang ini ketemu di akhir pembahasan. Jika demikian yang terjadi, maka akan kesulitan penyesuaian perencanaan yang sudah disusun,” ungkap Koswara (tim)

By | 2017-07-20T08:46:59+00:00 Juli 20th, 2017|Agenda, Berita, Umum|0 Comments

Leave A Comment

Creampie