Warga Jawa Barat yang Berbahagia Meningkat

Indeks Kebahagiaan Warga Jawa Barat (Jabar) yang diukur oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Jabar mengalami peningkatan, meski masih jauh dibawah provinsi lain.

Kepala BPS Jabar Dody Herlando menyebutkan, indeks kebahagiaan Jabar tahun 2017 berada pada skala 69,58 pada skala 100.

“Tahun ini ada peningkatan sedikit, dari tahun 2014 sebesar 67,66 menjadi 69,58 ,” ujarnya di kantor BPS, Senin (4/9).

Jabar sendiri berada di peringkat ke lima terbawah dari 34 provinsi di Indonesia. Peringkat terbawah adalah Papua yakni 67,52. Sementara yang tertinggi adalah Maluku Utara dengan skala 75,68.

Indeks kebahagiaan merupakan indeks komposit yang disusun oleh tiga dimensi yaitu kepuasan hidup, perasaan dan makna hidup. Kontribusi masing-masing dimensi indeks kebahagiaan Jabar adalah kepuasan hidup 34,80%, perasaan sebesar 31,18 % dan makna hidup sebesar 34,02%.

Dody mengatakan, BPS melakukan survei kepada sekitar 6.000 responden masyarakat baik di perkotaan dan pedesaan.

Dari survei itu diketahui antara lain, bahwa warga perkotaan ternyata lebih bahagia dibandingkan dengan warga di pedesaan, namun dalam sisi hubungan sosial, warga pedesaan ternyata lebih bahagia.

Sementara warga Jabar masih belum senang dengan kondisi pendidikan, karena menganggap biayanya masih mahal dan tidak semua memiliki akses pendidikan hingga perguruan tinggi

By | 2017-09-07T06:33:01+00:00 September 7th, 2017|Berita|0 Comments

Leave A Comment